Home » Uncategorized » KHUTBAH JUM’AT KAMPUNG NYINGKIR 15 APRIL 2013 KEMUSYRIKAN MENGANCAM MANUSIA DI ERA MODERN

KHUTBAH JUM’AT KAMPUNG NYINGKIR 15 APRIL 2013 KEMUSYRIKAN MENGANCAM MANUSIA DI ERA MODERN

KHUTBAH JUM’AT KAMPUNG NYINGKIR
15 APRIL 2013
KEMUSYRIKAN MENGANCAM MANUSIA DI ERA MODERN

PUJI DAN SYUKUR MARILAH KITAN PANJATKAN KE HADIRAT ALLAH SWT, ATAS LIMPAHAN RAHMAT SERTA KARUNIA-NYA SEHINGGA KITA BISA MELAKSANAKAN IBADAH JUM’AT KALI http://viagra-101.com/ INI DALAM KEADAAN SEHAT WAL-AFIYAT. SHOLAWAT SERTA SALAM SEMOGA TERCURAH LIMPAHKAN KEPADA JUNJUNGAN ALAM NABIYUNA MUHAMMAD SAW, BESERTA KELUARGA, SAHABAT SERT5A PENGIKUTNYA HINGGA AKHIR ZAMAN.
HADIRIN JAMA’AT SHOLAT JUMAT RAHIMAKUMULLAH
AKHIR-AKHIR INI KITA SAKSIKAN DARI PEMBERITAAN MEDIA CETAK MAUPUN ELEKTRONIK BANYAKNYA KASUS PEMBUNUHAN YANG MELANDA NEGERI KITA TERCINTA INI, SEJAK DARI MUTILASI, PENGEROYOKAN APARAT HINGGA TEWAS, SAMPAI PENYERANGAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN CEBONGAN, SLEMAN YOGYARAKTA YANG BERUJUNG MAUT 4 ORANG acheter viagra TAHANAN. SEPERTINYA NYAWA BEGITU MURAH HARGANYA PADAHAL PEMBUNUHAN TIADA HAK TERMASUK AL-KABAIR ATAU DOSA BESAR. SELAIN PEMBUNUHAN TERNYATA ADA JUGA YANG TERMASUK DOSA BESAR YAITU KEMUSYRIKAN. MEMANG SANGAT SULIT MEMBERANTAS KEMUSYRIKAN DI KALANGAN KITA. MASIH BANYAK AJARAN ISLAM YANG TERKONTAMINASI OLEH AJARAN NON MUSLIM SEPERTI, ANIMISME DAN DINAMISME. UNTUK MELURUSKAN AJARAN TAUHID INI MEMANG BUTUH PROSES DAN WAKTU YANG PANJANG DAN LAMA. KADANGKALA ORANG YANG SUDAH SEPENUHNYA MASUK ISLAM DAN MENGETAHUI AJARAN TAUHID TETAPI HATINYA MASIH BELUM DAPAT MEMBERSIHKAN DIRI UNSUR-UNSUR KEMUSYIRIKAN, LALU ORANG AWAM PUN MENIRU-NIRU, KARENA YANG MELAKUKAN KEMUSYRIKAN ITU DIANGGAP ORANG PANDAI MAKA YANG LAIN IKUT-IKUTAN.
HADIRIN JAMA’AH SHOLAT JUMAT RAHIMAKUMULLAH

KALAU JAMAN DAHULU KEMUSYRIKAN MEMANG DILAKUKAN SECARA NYATA, MISALNYA MENYEMBAH BERHALA, KAYU, BATU, LAUT, MATAHARI, BULAN DAN BINTANG DAN SEBAGAINYA. NAMUN, KEMUSYRIKAN NYARIS TIDAK TAMPAK SEHINGGA BANYAK DI ANTARA KITA YANG TERJEBAK DAN IKUT-IKUTAN. KEMUSYRIKAN ADALAH PERBUATAN SYIRIK. ADAPUN SYIRIK ARTINYA MENYEKUTUKAN TUHAN DENGAN MAKHLUK ATAU BENDA LAIN. JELASNYA, SYIRIK ITU MENYAMAKAN KEDUDUKAN MAKHLUK ATAU BENDA LAIN DENGAN TUHAN (ALLAH SWT).
SEJAK KECIL KITA DILAHIRKAN SECARA ISLAM. ORANGTUA KITA MUSLIM, BAHKAN KAKEK DAN NENEK KITA PUN DEMIKIAN. SEJAK KECIL KITA TELAH MENGUCAPKAN DUA KALIMAT SYAHADAT. MENGAKU DENGAN SEPENUH HATI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN NABI MUHAMMAD ADALAH UTUSAN ALLAH. ENTAH BERAPA BANYAK IKRAR ITU KITA UCAPKAN KETIKA SHOLAT. SAYANGNYA, ESENSI DARI IKRAR ITU MASIH BELUM SEPENUHNYA BERPENGARUH PADA HATI DAN PERILAKU KITA.
KITA MENGAKU TENTANG KEESAAN ALLAH SWT. TAPI DALAM KESEHARIAN KITA MSIH MEMANDANG BAHWA SUATU BENDA ATAU ALAM MEMILIKI KEKUATAN ‘SEPERTI’ TUHAN ATAU SETENGAH TUHAN. MISALNYA KITA PUNYA CINCIN AKIK ATAU BENDA-BENDA MAGIS LAINNYA. KITA LALU MENGAGUMINYA, MEMUJANYA, DAN MEYAKINI BAHWA BENDA ITU MEMPUNYAI KEISTIMEWAAN, MEMPUNYAI KEKUATAN DANGGAP MENDATANGKAN BERKAH, PADAHAK KEBERKAHAN ITU DATANGNYA DARI ALLAH BUKAN BENDA. ALHIRNYA KITA LEBIH PERCAYA KEPADA BENDA ITU DARIPADA KEPADA ALLAH. KITA TAKUT KEPADANYA DARIPADA TAKUT KEPADA ALLAH. CELAKANYA KITA BAHKAN MEMINTA, MEMOHON, DAN BERMUNAJAT KEPADA BENDA-BENDA ITU, KITA MEMINTA PERLINDUNGAN KEPADANYA DARI SAKIT, DARI BENCANA, DARI BAHAYA DAN SEBAGAINYA. KITA MEMINTA KEBAHAGIAAN, KESELAMATAN DAN KEBERUNTUNGAN DARI BENDA YANG SEBENARNYA TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN APA-APA.
HADIRIN JAMA’AH SHOLAT JUMAT RAHIMAKUMULLAH
SEBAGAI SEORANG MUSLIM, MAKA KITA HARUS MELINDUNGI DIRI KITA, ANAK ISTRI SERTA KELUARGA KITA DARI BAHAYA SYIRIK. BAHKAN TIDAK HANYA SEBATAS ITU, KITA WAJIB MELINDUNGI SEGENAP MANUSIA DARI BAHAYA SYIRIK SEDAPAT DAN SEKUAT TENAGA. KARENA DOSA YANG DISEBABKAN OLEH SYIRIK SANGAT LUAR BIASA. DAN ALLAH TIDAK MENGAMPUNI DOSA-DOSA TERSEBUT. FIRMAN ALLAH DALAM SURAT AN-NISA AYAT 48 YANG BERBUNYI:

ARTINYA:”SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK AKAN MENGAMPUNI DOSA SYIRIK, DAN DIA MENGAMPUNI DOSA APA SAJA SELAIN DARI (SYIRIK) ITU. (QS. AN-NISA 48).
DALAM AYAT LAIN ALLAH BERFIRMAN:
“SESUNGGUHNYA MEMPERSEKUTUKAN (ALLAH) BENAR-BENAR KEDZALIMAN YANG BESAR. QS LUKMAN 13.
SYIRIK DIBAGI DUA MACAM, YAITU SYIRIK NYATA DAN SYIRIK TERSEMBUNYI, SYIRIK BESAR DAN SYIRIK KECIL. YANG TERMASUK SYIRIK KECIL ITU KATA RASULULLAH ADALAH SIFAT RIYA’, RIYA MEMBANGGAKAN DIRI, HARTANYA, KELUARGANYA, KEPINTARANNYA, KEMOLEKAN TUBUHNYA, DAN BAHKAN BISA JUGA RIYA IRU MEMPERTONTONKAN KESOLEHAN IBADAHNYA YANG RAJIN, OLEH KARENA ITU UNTUK MENGHINDARI SIFAT RIYA’ KITA HENDAKNYA MENJAGA HATI KITA AGAR DALAM SETIAP TINDAKAN, UCAPAN KITA, TULUS IKLAS KARENA ALLAH. BUKAN KARENA INGIN DIPUJI, DILIHAT ORANG, TAPI IBADAH HANYA KARENA ALLAH. SEMUANYA JENIS SYIRIK BAIK BESAR MAUPUN KECIL TERMASUK PERBUATAN cigarettes shops DOSA BESAR, YANG DAPAT MENYEBABKAN SESEORANG MASUK NERAKA DAN KEKAL DI DALAMNYA. FIRMAN ALLAH DALAM SURAT AL-MAIDAH AYAT 72 ALLAH BERFIRMAN:
“ SESUNGGUHNYA OARANG YANG MENYEKUTUKAN (SESUATU) ALLAH, PASTI ALLAH MENGHARAMKAN KEPADA NYA SURGA, DAN TEMPATNYA ADALAH NERAKA”.
DALAM HADIS SHAHIH, BERASAL DARI JABIR BIN ABDULLAH BAHWA RASULULLAH SAW BERSABDA:
“BARANGSIAPA YANG MENEMUI ALLAH DALAM KEADAAN DIRINYA BERSIH DARI SYIRIK, MASUKLAH IA KE DALAM SURGA. DAN BARANGSIAPA YANG MENEMUI ALLAH DALAM KEADAAN SYIRIK, MAKA MASUKLAH KE NERAKA”. HR. IMAM MUSLIM.
AJARAN ISLAM ITU SEDERHANA TETAPI NILAINYA SANGAT AGUNG. AJARAN INI TIDAK MEMPERSULIT BAGI PEMELUKNYA TETAPI MENGAPA JUSTERU MEMPERSULIT DIRI SENDIRI, DENGAN MEMINTA MELALUI PERANTARAAN BENDA-BENDA ATAU ORANG-ORANG YANG DIANGGAP SUCI. SEORANG MUSLIM HARUS YAKIN BAHWA HANYA ALLAH YANG MENJADI PUSAT SEGALANYA, HANYA ALLAH YANG MENJADI PENOLONG BAGINYA, YANG WAJIB DIHORMATI, WAJIB DISEMBAH DAN WAJIB DIAGUNGKAN. HANYA ALLAH YANG WAJIB DITAKUTI DAN DIPATUHI.
BAROKALLOHU LI WALAKUM

MENURUT IMAM AL-QHAZALI, BAHWA ADA BEBERAPA PERKARA YANG DAPAT MEMBUAT SESEORANG MENJADI RIYA’ DIANTARANYA TERHIMPUN DALAM LIMA BIDANG, YAKNI: MEMBANGGAKAN TUBUH, MEMERKAN PAKAIAN, MENONJOLKAN PEMBICARAAN, DAN MENYOMBONGKAN PENGIKUTNYA, SERTA HAL-HAL DI LUAR DIRINYA. PERBUATAN RIYA’ INI HARAM HUKUMNYA. ORANG YANG MELAKUKANNYA DIMURKAI ALLAH. DI DALAM AL-QUR’AN DITERANGKAN: “CELAKALAH ORANG-ORANG YANG SHALAT, YANG LALAI DARI SHALATNYA YAITU MEREKA YANG BERTINDAK RIYA’ (QS. AL-MAUN 4-5).
HADIRIN SEMOGA KITA TERMASUK ORANG-ORANG YANG TERJAGA PERBUATANNYA DARI SFAT RIYA’ MARI KITA JAGA HATI KITA, KELUARGA KITA, DIRI KITA DARI PERBUATAN KEMUSYRIKAN BAIK ITU SYIRIK BESAR, KECIL, YANG NYATA MAUPUN YANG SAMAR KARENA PERBUATAN ITU TERMASUK DOSA YANG BESAR. ALLAHUMA AMIN YA RABBAL ALAMIEN.